Selasa, 27 Mei 2014

TUGAS KULIAH

MODEL ASSURE

Model ASSURE didesain untuk membantu guru merencanakan pembelajaran yang secara efektif terintegrasi di ruang kelas meggunakan teknologi dan media. Desain pembelajaran yang baik dimulai dengan membangkitkan minat siswa dan kemudian dilanjutkan dengan menyajikan materi baru, melibatkan siswa pada saat latihan dengan umpan balik, menilai pemahamannya, dan menyediakan aktivitas tindak lanjut yang relevan.

A.      Analyze Learners (Analisis Pebelajar)
Langkah pertama dalam merencanakan sebuah pembelajaran adalah mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik pebelajar yang ditunjukkan hubungannya dengan hasil pembelajaran. Informasi ini akan membimbing pengambilan keputusan selama perencanaan pembelajaran. Analisis pebelajar meliputi 3 faktor kunci dari diri pebelajaar yang meliputi :
1.      Karakteristik umum pebelajar
Karakteristik umum siswa dapat ditemukan melalui varable yang kostran, seperti : jenis kelamin, umur, etnik, tingkat perkembangan, dan faktor social ekonomi. Semua variable konstan tersebut menjadi patokan dalam merumuskan strategi dan media yang tepat dalam menyapaikan bahan pelajaran.
2.      Kemampuan awal pebelajar
Penelitian yang terbaru menunjukkan bahwa pengetahuan awal siswa merupakan sebuah subyek patokan yang berpengaruh dalam bagaimana dan apa yang dapat mereka pelajari lebih banyak sesuai dengan perkembangan psikologi pebelajar. ( Smaldino dari Dick, Carey & Carey, 2009). Hal ini akan memudahkan dalam merancang suatu pembelajaran agar dapat diserap dengan optimal oleh pebelajar sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
3.      Gaya belajar
Terdapat 3 macam gaya belajaar yang dimiliki pebelajar yaitu :
a.       Gaya belajar visual (melihat)
b.      Gaya belajar audio (mendengarkan)
c.       Gaya belajar kinestetik (melakukan)

B.       State Standars And Objective (Menetukan Standar dan Tujuan)
Tahap selanjutnya dalam ASSURE model adalah merumuskan tujuan dan standar. Dengan demikian diharapkan peserta didik dapat memperoleh suatu kemampuan dan kompetensi tertentu dari pembelajaran.Dalam merumuskan tujuan dan standar pembelajaran perlu memperhatikan dasar dari strategi, media dan pemilihan media yang tepat.
Menurut Smaldino,dkk.,setiap rumusan tujuan pembelajaran ini haruslah lengkap. Kejelasan dan kelengkapan ini sangat membantu dalam menentukan model belajar, pemanfaatan media dan sumber belajar berikut asesmen dalam kegiatan pembelajaran.  Rumusan baku ABCD  dijabarkan sebagai berikut:
A = audience
Pebelajar dengan segala karakterisktiknya. Siapa pun pebelajar, apa pun latar belakangnya, jenjang belajarnya, serta kemampuan prasyaratnya sebaiknya jelas dan rinci.
B = behavior
Perilaku belajar yang dikembangkan dalam pembelajaran.Pelaku belajar mewakili kompetensi, tercermin dalam penggunaan kata kerja.Kata kerja yang digunakan biasanya kata kerja yang terukur dan dapat diamati.
C = conditions
Situasi kondisi atau lingkungan yang memungkinkan bagi pebelajar dapat belajar dengan baik.Penggunaan media dan metode serta sumber belajar menjadi bagian dari kondisi belajar ini. Kondisi ini sebenarnya menunjuk pada istilah strategi pembelajaran tertentu yang diterapkan selama proses belajar mengajar berlangsung.
D = degree
Persyaratan khusus atau kriteria yang dirumuskan sebagai bukti bahwa pencapaian tujuan pembelajaran dan proses belajar berhasil. Kriteria ini dapat dinyatakan dalam presentase benar (%), menggunakan kata-kata seperti tepat/benar, waktu yang harus dipenuhi, kelengkapan persyaratan yang dianggap dapat mengukur pencapaian kompetensi.
       Berkaitan dengan kemampuan individu dalam menuntaskan atau memahami sebuah materi yang diberikan.Individu yang tidak memiliki kesulitan belajar dengan yang memiliki kesulitan belajar pasti memiliki waktu ketuntasan terhadap materi yang berbeda.Untuk mengatasi hal tersebut, maka timbullah mastery learning (kecepatan dalam menuntaskan materi tergantung dengan kemampuan yang dimiliki tiap individu.

C.      Select Strategies, Technology, Media and Materials (Memilih Strategi, Teknologi, Media dan Bahan Ajar)
1.      Memilih Strategi Pembelajaran
Pemilihan strategi pembelajarn disesuaikan dengan standar dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Selain itu juga memperhatikan gaya belajar dan motivasi siswa yang nantinya dapat mendukung pembelajaran. ARCS model dapat membantu strategi mana yang dapat membangun  perhatian siswa, relevant dengan kebutuhan, menuntut sebuah tingkatan bakat uang semestinya untuk membangun kepercayaan dirinya dan menyediakan kepuasan dari apa yang mereka pelajari.
2.      Memilih Teknologi dan Media
Dalam pemilihan tekhnologi dan media yang akan digunakan harus memperhatikan kebutuhan dalam proses pembelajaran. Apabila media yang bersangkutan tidak terdapat pada sumber-sumber yang ada, maka harus dibeli atau dibuat sendiri, dengan memperhitungkan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung
3.      Memilih, memodifikasi atau merancang bahan ajar
Ketika guru telah memilih strategi dan tipe teknologi dan media yang dibutuhkan dalam pembelajaran, guru siap untk memilih bahan ajar yang mendukung pembelajaran. Langkah ini memerlukan 3 hal yaitu :
a.       Memilih bahan ajar yang tersedia
Ada 3 hal yang dapat dilakukan dalam membuat pilihan yang seharusnya dari bahan ajar yang tersedia yaitu : melibatkan ahli teknologi/media, bergabung dengan guru lainnya dan melakukan survey pedoman sumberdaya media.
b.      Memodifikasi bahan ajar ayang telah ada.
c.       Merancang bahan ajar baru

D.      Utilize Technology, Media and Materials (Menggnakan Teknologi, Media dan Bahan Ajar)
Sebelum memanfaatkan media dan bahan yang ada, sebaiknya  mengikuti langkah-langkah seperti dibawah ini,yaitu: (1) Mengecek bahan (masih layak pakai atau tidak); (2) Mempersiapkan teknologi, media dan bahan ajar yang akan mendukung aktivitas pembelajaran; (3) Mempersiapkan lingkungan belajar; (4) Mempersiapkan pebelajar; dan (5) Menyediakan pengalaman belajar (terpusat pada guru atau pebelajar)

E.       Require Learner Parcipation (Mengembangkan Partisipasi Pebelajar)
Tujuan utama dari pembelajaran adalah adanya partisipasi siswa terhadap materi  dan media yang kita tampilkan. Seorang guru pada era teknologi sekarang dituntut untuk  memiliki pengalaman dan praktik menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi ketimbang sekedar memahami dan memberi informasi kepada siswa. Ini sejalan dengan gagasan konstruktivis bahwa belajar merupakan proses mental aktif yang dibangun berdasarkan pengalaman yang autentik, dimana para siswa akan menerima umpan balik informative untuk mencapai tujuan dalam belajar.
1.      Latihan penggunaan teknologi, yang meliputi : (a) Teknologi sebagai alat produktifitas ; (b) Teknologi sebagai alat komunikasi; (c) Teknologi sebagai alat penelitian; (d) Teknologi sebagai alatpenyelesaian masalah dan pengambilan keputusan; (e) Menggunakan piranti lunak pendidikan untuk latihan; dan (f) Menggunakan media lainnya untuk latihan
2.   Umpan Balik
Pada semua kasus, pebelajar harus menerima umpan balik atas ketepatan responnya. Umpan balik dapat berasal dari guru, atau siswa dalam kelompok kecil dan memebrikan umpan baliknya ke yang lain.
F.       Evaluate and Revise (Evaluasi dan Revisi)
Evaluasi dan revisi merupakan hal yang mendasar  dalam pengembangan kualitas pembelajaran. Tanpa langkah ini, guru tidak akan dapat mengetahui apakah pembelajaran sukses atau bagaimana merevisi strategi yang belum berhasil.
1.    Menilai prestasi pebelajar, menggunakan authentic assessement, portofolio, atau e-portofolio.
2.    Mengevaluasi dan merevisi strategi, teknologi dan media

Berikut ini analisis model ASSURE pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tanah Merah:

1.        Analisis Pebelajar
a.       Karakteristik Umum Pebelajar
Siswa yang akan mengikuti pembelajaran ini adalah  kelas VIII berjumlah 12 orang yang terdiri dari 8 orang laki-laki dan 4 orang perempuan.  Rata-rata siswa  berusia antara 14 sampai 15 tahun dan  mempunyai kultur budaya yang tidak jauh berbeda dan sebagian besar  berasal dari masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Dalam mengikuti pembelajaran yang hanya bersifat teori terkadang tidak menarik perhatian siswa.  Satu pertimbangan untuk mendapat  stimulus tinggi  dari siswa  pada  pembelajaran yang diberikan, harus   menggunakan media yang tepat untuk menarik perhatian siswa.
b.      Kemampuan Awal
Secara umum siswa telah mengetahui lingkaran adalah bangun datar dan mampu menyebutkan benda-benda yang berbentuk lingkaran.
c.       Gaya Belajar
Gaya belajar pada siswa kelas ini secara umum cendrung visual. Minat dan motivasinya akan meningkat ketika menggunakan teknologi.
  
2.        Menentukan Standar dan Tujuan
Tujuan dalam pembelajaran matematika di kelas VIII semester 2 dapat dibagi menjadi:
Standar Kompetensi             : 4. Menentukan unsur, bagian lingkaran serta                         ukurannya
Kompetensi Dasar                 : 4.1 menentukan unsur  dan bagian-bagian lingkaran
Tujuan pembelajaran :
Setelah mempelajari pokok pembahasan ini yang di harapkan adalah :
1. Siswa dapat menyebutkan unsur-unsur dan bagian-bagian lingkaran: pusat lingkaran, jari-jari, diameter, busur, tali busur, juring dan tembereng, apotema.
Tujuan pembelajaran matematika ini terdiri dari tujuan Kognitif dan  
     tujuan afektif yaitu:
    Tujuan Kognitif :
Setelah mempelajarari pokok pembahasan ini yang di harapkan adalah :
1.    Siswa Dapat menyebutkan unsur-unsur dan bagian-bagian lingkaran: pusat lingkaran, jari-jari, diameter, busur, tali busur, juring dan tembereng, apotema.
Tujuan Afektif :
Siswa diharapkan bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

3.        Memilih  Strategi, Teknologi, Media dan Bahan Ajar
a.       Memilih Strategi
Strategi yang dipilih adalah teacher and student centered strategies. Teacher centered digunakan pada saat guru mendeskripsikan materi pembelajaran dan kegitan berikutnya adalah menggunakan student centre dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.
b.      Memilih Teknologi dan Media
Untuk materi lingkaran dipilh media model lingkaran dan bagian-bagian lingkaran sehingga dapat menarik perhatian siswa dan membuat siswa mengetahui bentuk sebenarnya dari lingkaran dan bagian-bagiannya. 
c.       Memilih bahan ajar
Untuk memudahkan guru dalam menyampaikan materi maka digunakanlah model lingkaran dan bagian-bagian lingkaran .Setelah siswa melihat model lingkaran dan bagia-bagian lingkaran, siswa berdiskusi dan menjawab soal – soal yang disediakan pada LKS.

4.        Menggunakan Teknologi, Media dan Bahan Ajar
a.       Pratinjau Teknologi, Media dan Bahan Ajar
Guru melakukan pratinjau model lingkaran dan bagian-bagian lingkaran dan bahan ajar yang dibuat untuk memastikan kelayakannya.
b.      Mempersiapkan Teknologi, Media dan Bahan Ajar
Sebelum memulai pembelajaran guru mengecek model lingkaran dan bagiannya,dan memastikan media dan bahan ajarnya sesuai dengan kebutuhan siswa
c.       Mempersiapkan lingkungan
Pembelajaran dilaksanakan di kelas
d.      Mempersipakan pebelajar
Guru mempersiapkan siswa agar pada saat menerangkan materi dan model lingkaran siswa dapat memperhatikan dan menyimak dengan seksama.
e.       Menyediakan pengalaman belajar
Guru memulai pembelajaran dengan diskusi singkat tentang lingkaran. Dan untuk lebih jelsnya lagi guru mendemontrasikan model lingkaran dan bagiannya .Setelah siswa menyaksikan, siswa berkelompok untuk berdiskusi dan menjawab soal – soal yang disediakan guru.

5.        Mengembangkan Partisipasi Pebelajar
a.       Kegiatan latihan siswa
Dengan pembelajaran menggunakan model lingkaran dan bagian-bagian lingkaran siswa mendapatkan pengalaman yang lebih bermakna dibandingkan dengan hanya membaca buku teks, siswa dilatih untuk menceritakan kembali dan membuat kesimpulan dari apa yang telah dilihatnya, siswa juga dilatih keterampilannya dalam berdiskusi.
b.      Umpan Balik
Umpan balik dapat diberikan pada saaat siswa berdiskusi dan dari hasil pekerjaan yang dilakukan siswa.

6.        Evaluasi dan Revisi
a.       Penilaian prestasi siswa
Untuk menilai hasil belajar kognitf siswa guru menggunakan tes hasil belajar dan untuk menilai hasil belajar afektif siswa guru melakukan observasi selama siswa berdiskusi.
b.      Evaluasi strategi, teknologi dan media
Untuk mengevaluasi strategi, teknologi dan media guru secara tidak resmi menanyakan kepada siswanya untuk menggali wawasan dan idenya agar pembelajaran dapat ditingkatkan menjadi lebih baik. Guru juga dapat memeriksa efektif tidaknya pembelajaran yang dilakukan melalui hasil belajar yang diperoleh siswa.
c.       Revisi
Revisi dilakukan setelah mendapatkan data dari hasil belajar siswa dan data hasil komentar dan saran siswa tentang pembelajaran.Jika butir tes gagal dijawab siswa maka perubahan harus dilakukan agar tetap konsisten dengan tujuan pembelajaran.



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama sekolah            : SMP N 5 Taanah Merah
Mata pelajaran          : Matematika
Kelas/Semester          : VIII/II
Jumlah Pertemuan  : 1 X Pertemuan

I.
Standar Kompetensi      
Kompetensi dasar           
4. Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya
4.1 Menentukan unsur dan bagian-bagian lingkaran

II.
Indikator Pencapaian Kompetensi
Tujuan pembelajaran
- Menentukan unsur-unsur dan bagian-bagian lingkaran: pusat lingkaran, jari-jari, diameter, busur, tali busur, juring dan tembereng, apotema.
Siswa dapat menyebutkan unsur-unsur dan bagian-bagian lingkaran: pusat lingkaran, jari-jari, diameter, busur, tali busur, juring dan tembereng, apotema.

 III. Materi ajar
Fakta:
Lingkaran mempunyai unsur-unsur dan bagian-bagian lingkaran : pusat lingkaran, jari-jari  diameter, busur, tali busur, juring tembereng. Serta keliling dan luas lingkaran
Konsep:
Jika kamu berjalan searah jarum jam dari titik A menelusuri lingkaran dan kembali ke titik A maka, panjang lintasan yang dilalui disebut keliling lingkaran.
Luas lingkaran adalah luas daerah yang dibatasi oleh busur lingkaran atau keliling lingkaran.
Prinsip:
Untuk setiap lingkaran berlaku rumus
 Rumus keliling lingkaran:
K = πd atau K = 2πr
  Ket:  
K = keliling lingkaran
d = diameter lingkaran
 r = jari-jari lingkaran
Rumus luas lingkaran
      L = Ï€r2       atau     L =  Ï€d2              
Ket:
L = luas lingkaran
r = jari-jari lingkaran
d = diameter lingkaran


IV.  Alokasi waktu   
Beban Belajar
Waktu
Bentuk Kegiatan
Tatap Muka
90
Tanya jawab
Penugasan Terstruktur
20
Siswa menyelesaikan tugas
Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur
15
Pemberian tugas

V. Metode Pembelajaran
1.  Model    :   -   Cooperative Learning tipe Jigsaw
               2.  Metode  :   -   Diskusi kelompok 
VI. Langkah-langkah Kegiatan
a. Kegiatan Pendahuluan
·       Motivasi dan Apersepsi:
-           Benda apakah yang dalam kehidupan sehari-hari berbentuk lingkaran?
·       Prasyarat pengetahuan:
-           Apakah yang dimaksud dengan lingkaran?
-           Apa saja bagian-bagian lingkaran?
b. Kegiatan Inti
§ Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
F Menjelaskan lingkaran dan bagian-bagian lingkaran.
§ Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi,:
F Guru menjelaskan dan mendemokan di depan kelas dengsn menggunakan model lingkaran dan bagian-bagian lingkaran.
F Guru mengelompokkan peserta didik menjadi 4 anggota tim
F Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
F Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
F Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian  bab yang sama bertemu dalam kelompok yang baru  (kelompok ahli) untuk mendidkusikan materi yang sama
F Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang materi yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendenganrkan dengan sungguh – sungguh
F Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
F Guru memberi evaluasi
§ Konfirmasi
 Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
F Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diktahui siswa
F Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan  dan penyimpulan
c. Kegiatan Penutup
      Dalam kegiatan penutup, guru:
F bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran;
F melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
VII.   Sumber Ajar
-          M. Cholik Adiawan 2007. Matematika untuk SMP kelas VIII 2B semester II KTSP 2006. Bab 6, Hal. 7-19,  Erlangga

VIII.   Penilaian
Jenis tagihan : PR
Bentuk instrumen : tes tertulis


      




DAFTAR RUJUKAN

Smaldino, Lowther & Russell. 2012. Instructional Technology and Media for Learning, 10th edition. Boston : Pearson








































Tidak ada komentar:

Posting Komentar